Selama bertahun-tahun, Apple dikabarkan sedang mengembangkan iPhone yang dapat dilipat, dijuluki “iPhone Fold.” Kebocoran terbaru menunjukkan bahwa tahun 2026 adalah tahun peluncuran yang paling mungkin, meskipun penundaan masih mungkin terjadi. Perangkat potensial ini berbentuk seperti buku yang dapat dilipat, berbeda dari desain Samsung dan Google. Sementara itu, spekulasi tentang “iPhone Air 2” generasi berikutnya terus berlanjut – meskipun nasibnya tidak pasti.

Teknologi Layar Lipat: Terobosan Penting

Salah satu tantangan terbesar dengan ponsel yang dapat dilipat adalah tampilan yang terlihat kusut. Apple dilaporkan bertujuan untuk menghilangkan masalah ini sepenuhnya. Laporan baru menunjukkan bahwa iPhone Fold mungkin menampilkan layar yang hampir bebas lipatan, yang akan menjadi keunggulan signifikan dibandingkan model yang sudah ada. Perangkat lipat terbaru Samsung masih memiliki lipatan yang terlihat jelas, meskipun ada peningkatan. Apple mengajukan paten pada tahun 2021 untuk layar lipat yang tahan lama, menunjukkan upaya pengembangan jangka panjang.

Permintaan Pasar dan Masuknya Apple

Ponsel lipat saat ini hanya menguasai sebagian kecil pasar global. Survei CNET menemukan bahwa 64% konsumen tidak tertarik untuk membelinya. Namun, para analis memperkirakan potensi lonjakan penjualan perangkat lipat sebesar 30% jika Apple memasuki pasar. Hal ini menyoroti pengaruh Apple: masuknya Apple dapat membentuk kembali persepsi konsumen dan mendorong permintaan.

iPhone Air 2: Masa Depan yang Tidak Pasti

Selain iPhone Fold, rumor tentang “iPhone Air 2” masih ada. Beberapa laporan menunjukkan Apple mungkin menunda peluncurannya, kemungkinan karena penjualan iPhone Air asli yang mengecewakan. Yang lain mengisyaratkan desain ulang internal untuk mengakomodasi fitur-fitur canggih. Desain ramping iPhone Air dapat menjadi batu loncatan untuk perangkat lipat di masa depan, memanfaatkan tantangan teknis serupa.

Spesifikasi dan Harga

Analis Ming-Chi Kuo memperkirakan iPhone Fold dapat menampilkan layar bagian dalam 7,8 inci dan layar luar 5,5 inci. Perangkat ini diperkirakan berharga antara $2.000 dan $2.500, setara dengan perangkat lipat kelas atas lainnya. Meski harganya mahal, Apple memperkirakan pengiriman 3 hingga 5 juta unit jika perangkat tersebut diluncurkan pada tahun 2026.

Strategi Jangka Panjang Apple

Apple telah meneliti teknologi lipat selama bertahun-tahun dan mengajukan paten sejak tahun 2017. Meskipun prediksi awal menunjukkan peluncurannya pada tahun 2020, penundaan telah mendorong timeline ke depan. Perusahaan tampaknya berjalan dengan hati-hati, memprioritaskan inovasi dan daya tahan dibandingkan menjadi yang pertama memasuki pasar.

Kesimpulannya, masuknya Apple ke pasar perangkat lipat dapat mengganggu industri ini, namun waktu dan fitur pastinya masih belum pasti. IPhone Fold mewakili tantangan teknologi yang signifikan, dan pendekatan hati-hati perusahaan menunjukkan bahwa mereka hanya akan meluncurkan produk jika memenuhi standar tinggi mereka.