Game petualangan superhero Dispatch, yang dipuji karena perpaduan unik antara aksi dan komedi di tempat kerja, hadir di Nintendo Switch dan Switch 2 minggu ini—tetapi dengan perbedaan yang mencolok. Pemain segera mengetahui bahwa mode sensor opsional game, yang menghitamkan bagian tubuh telanjang dalam cutscene tertentu, diaktifkan secara permanen pada versi ini.
Berbeda dengan rilis PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S di mana pemain dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini, versi Switch menguncinya di tempatnya. Artinya, meskipun tema permainannya sudah matang dan akting suaranya dilakukan oleh Aaron Paul dan Jeffrey Wright, adegan-adegan tertentu kini sangat dikaburkan sejak awal.
Mengapa hal ini penting: Switch telah lama dikenal karena kebijakan kontennya yang lebih ketat dibandingkan platform lain. Insiden ini menyoroti sejauh mana pengembang dan penerbit harus memodifikasi game untuk memenuhi standar Nintendo, yang seringkali lebih konservatif. Meskipun Nintendo membantah secara langsung mengubah konten, faktanya tetap bahwa Dispatch diluncurkan dalam kondisi yang berbeda secara fundamental di konsolnya.
Nintendo menyatakan tidak mengubah permainan, hanya menerapkan pemeringkatan dan pedoman melalui organisasi independen.
“Nintendo mengharuskan semua game di platformnya untuk menerima peringkat dari organisasi independen dan memenuhi pedoman konten dan platform kami yang telah ditetapkan. Meskipun kami memberi tahu mitra ketika judul mereka tidak memenuhi pedoman kami, Nintendo tidak melakukan perubahan pada konten mitra.”
AdHoc Studios, sang pengembang, sebelumnya mengatakan kepada Eurogamer bahwa mereka berkolaborasi dengan Nintendo untuk memastikan kepatuhan. Studio mengklaim bahwa ini tidak akan mengubah pengalaman gameplay inti. Namun, sensor permanen menunjukkan bahwa kompromi telah dilakukan untuk mengamankan rilis game tersebut di platform Nintendo. Studio tersebut belum berkomentar secara terbuka mengapa mode sensor diaktifkan secara default.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang otonomi pengembang dan sejauh mana pemegang platform menentukan pembatasan konten.
Dampak jangka panjang dari penyensoran ini masih harus dilihat, namun hal ini berfungsi sebagai pengingat akan konsekuensi yang harus ditanggung dalam merilis game di berbagai ekosistem.
