Hard drive mati. Ini bukan pertanyaan apakah, tapi kapan. Jika Anda menyimpan data yang tidak tergantikan pada drive mekanis, kegagalan bukan hanya ketidaknyamanan. Ini adalah potensi bencana. Anda mungkin menatap drive yang tidak dapat diputar, bertanya-tanya apakah foto keluarga, dokumen kerja, atau catatan keuangan yang ingin Anda cadangkan tetapi tidak pernah hilang selamanya.
Seringkali ada harapan. Jangan membuang drive yang rusak ke tempat sampah dulu.
Kita perlu melihat tanda-tanda peringatan kegagalan yang akan datang, memahami mekanisme internal yang menyebabkan kerusakan ini, dan melakukan langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk memulihkan data. File tidak selalu dapat disimpan. Tapi ada kemungkinan.
Namun ada satu hal yang perlu diingat. Bahkan jika Anda mendapatkan kembali data Anda, mungkin akan memakan waktu berjam-jam dan upaya yang membuat frustrasi. Mungkin juga Anda harus mengeluarkan banyak uang untuk layanan pemulihan profesional. Cara paling efektif untuk menangani hard drive yang mati biasanya lebih sederhana: kirimkan dalam garansi, ganti, dan pulihkan dari cadangan. Rencana cadangan yang solid mencegah perasaan hampa di perut Anda ketika Anda menyadari data Anda dalam bahaya.
Mengenali tanda-tanda peringatan dini
Hard drive jarang mati tanpa perjuangan. Mereka biasanya mengirimkan sinyal terlebih dahulu. Dengarkan komputer Anda. Jika Anda mendengar suara klik, gerinda, atau desiran yang sebelumnya tidak terdengar, segera hentikan penggunaan drive. Suara-suara ini sering kali menunjukkan kerusakan fisik pada kepala baca/tulis atau piringan di dalamnya.
Tanda lainnya adalah kinerja yang lambat. Jika file membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dibuka atau disalin, drive mungkin kesulitan membaca sektor. Anda mungkin juga melihat pesan kesalahan saat mencoba mengakses file tertentu. Sistem operasi mungkin melaporkan bahwa drive tersebut tidak dikenali, atau mungkin muncul dan kemudian hilang dari file explorer Anda.
Ini bukanlah permasalahan yang bisa diabaikan. Mengabaikannya biasanya menyebabkan hilangnya data total.
Mekanisme kegagalan
Untuk memahami mengapa data hilang, Anda perlu mengetahui apa yang ada di dalam drive. Hard drive tradisional berisi piringan yang dilapisi bahan magnetis. Kepala baca/tulis mengapung nanometer di atas piringan ini saat berputar dengan kecepatan tinggi. Debu, panas, atau guncangan fisik dapat menyebabkan kepala terbentur piring. Kerusakan ini seringkali bersifat permanen.
Komponen elektronik juga bisa rusak. Papan sirkuit yang mengontrol drive dapat mengalami korsleting karena lonjakan listrik atau usia. Korupsi firmware adalah masalah umum lainnya. Perangkat lunak ini mengelola pengoperasian drive, dan jika rusak, drive mungkin tidak dapat diakses meskipun piringan fisiknya masih utuh.
Langkah-langkah untuk mencoba pemulihan data
Jika Anda menduga drive Anda gagal, bertindak cepat. Semakin lama Anda menggunakan drive yang rusak, semakin tinggi risiko kehilangan data permanen.
- Segera hentikan penggunaan drive. Setiap kali Anda menyalakannya atau mencoba membacanya, Anda berisiko mengalami kerusakan lebih lanjut. Jika drive mengeluarkan suara, matikan komputer Anda.
- Menilai nilai data. Jika data sangat penting dan Anda tidak memiliki cadangan, pertimbangkan layanan pemulihan profesional. Mereka memiliki ruangan bersih dan peralatan khusus untuk menangani kerusakan fisik. Ini mahal.
- Coba pemulihan perangkat lunak hanya jika drive masih dapat diakses. Jika drive dikenali tetapi file hilang atau rusak, Anda dapat menggunakan perangkat lunak pemulihan data. Salin data ke a
























